Our Diary.
to Share our Life Events

PERJALANAN GMKI KOMISARIAT FKM USU MASA BAKTI 2001-2002


PERJALANAN GMKI KOMISARIAT FKM USU
MASA BAKTI 2001-2002

Oleh: Suparlan Lingga

***

 

Sujud syukur kepada Yesus Kristus Sang Kepala Gerakan atas KasihNya yang tulus dan tak berkesudahan yang telah memelihara dan menyertai seluruh gerak langkah GMKI Komisariat FKM USU dari sejak awal pembentukan hingga sekarang. Sungguh merupakan anugerah luar biasa jika melihat dinamika perjalanan gerakan ini yang penuh pergulatan dan tantangan dalam rangka mengemban misi Agung untuk menghadirkan Syalom Allah di ketiga medan pelayanan.
Kini sembilan tahun sudah eksistensi GMKI Komisariat FKM USU dalam menjalankan pelayanan dan mewujudkan karya nyata di kampus, gereja, dan masyarakat. Sembilan  tahun perjalanan gerakan menjadi momen penting berefleksi terhadap rangkaian perjalanan masa lalu sebagai hikmah pembelajaran sehingga kita lebih siap untuk mengantisipasi realitas masa kini dan masa depan. Catatan perjalanan ini hanya bagian kecil dari gambaran perjalanan GMKI Komisariat FKM USU 2001-2002 dan semoga menjadi salah satu dokumen pembelajaran bagi perjalanan pelayanan ke depan.
Sejarah Pembentukan
          Proses pembentukan GMKI Komisariat FKM USU merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari perjalanan gerakan. Meskipun ada beragam motivasi namun secara umum proses berdirinya gerakan ini bermula dari rasa penasaran beberapa mahasiswa Kristen FKM USU terhadap GMKI yang kelihatannya  tidak berbuat banyak di kampus USU padahal memiliki jaringan yang lumayan. Komunikasi awal terjadi ketika beberapa mahasiswa FKM USU yang tergabung dalam KAMPUS (Kelompok Aspirasi Mahasiswa Perjuangan Untuk Semua) berinteraksi dengan beberapa aktivis GMKI Cabang Medan yang tergabung dalam KAM Demokrat menjelang persiapan pemira USU.  
Interaksi awal ini menimbulkan ketertarikan beberapa mahasiswa yang sudah aktif berorganisasi untuk lebih mengenal dan bergabung dengan GMKI. Pada tahun 2000, ada 2 orang mahasiswa FKM USU yang mengikuti Maper khusus GMKI Cabang Medan yang difasilitasi Komisariat Tehnik USU. Kedua orang ini kemudian mengajak beberapa mahasiswa lagi (14 orang) untuk mengikuti Maper GMKI selanjutnya. Hingga akhir tahun 2000 total mahasiswa FKM yang menjadi anggota FKM sebanyak 16 orang. Kemudian dibentuk Tim Kerja Pembentukan (TKP) Komisariat FKM USU (beranggotakan 5 orang) yang mempersiapkan pembentukan sekaligus menghantarkan Rapat Komisariat perdana pada tanggal 3 Maret 2001.
Konsolidasi Internal      
Dengan diwarnai dinamika (kompetisi) yang sangat ketat akhirnya terbentuklah Pengurus Komisariat GMKI FKM USU periode 2001-2002 yang terdiri dari 5 orang yaitu: Suparlan Lingga (Ketua), Harpen Simarmata (Wakil ketua), Manotar Ambarita (Sekretaris), Citra Puspa Simatupang (Wasek) dan Melva Sihombing (Bendahara). Seluruh PK dipilih melalui voting karena kandidat selalu lebih dari satu orang. Pada awal keperiodean ini. Inti kebijakan dan arah organisasi lebih berfokus pada penguatan eksistensi organisasi, konsolidasi internal, dan bagaimana membangun komunikasi dengan berbagai elemen kampus. Jadi lebih prioritas dalam bidang Organisasi dan Komunikasi (Orkom).
Jumlah pengurus dan anggota yang relatif sedikit memudahkan konsolidasi internal organisasi. Di sisi lain, jumlah yang minim ini terkadang menjadi tantangan tersendiri dalam melaksanakan berbagai kegiatan. Belum lagi dinamika organisasi yang cukup tinggi, mengingat sebagian besar pengurus dan anggota adalah aktivis mahasiswa yang sudah cukup berpengalaman di ormawa kampus dan organisasi lain.  Namun di masa kepengurusan perdana ini, konsolidasi internal relatif berjalan mulus karena sesama pengurus dan anggota memiliki rasa solidaritas dan semangat kesatuan yang tinggi. Rasa kebersamaan ini membuat seluruh program komisariat berjalan lancar. Setiap anggota sangat bersemangat dalam kegiatan sehingga hampir semua kepanitiaan yang dibentuk harus melalui voting karena banyak kandidat yang ingin menjadi ketua atau sekretaris panitia.
Untuk mendukung konsolidasi internal maka dilakukan berbagai kegiatan yang mendukung pemahaman PK dan anggota terhadap struktur, peraturan, dan mekanisme kerja organisasi. Beberapa kali dilaksanakan diskusi (baik formal maupun informal) tentang konstitusi dan mekanisme kerja GMKI. Beberapa teman dari komisariat lain dan GMKI Cabang Medan diundang menjadi nara sumber. Jumlah anggota yang masih sedikit dan komitmen yang sangat kuat membuat hampir semua kegiatan berjalan lancar dan selalu diikuti seluruh anggota. Bahkan ada beberapa simpatisan yang setia mengikuti berbagai aktivitas komisariat. Dalam rangka menjaga hubungan (persekutuan yang baik) sesama pengurus dan anggota (termasuk simpatisan), GMKI sering melakukan pesta kecil-kecilan (mis: rujak party) sambil diskusi dan wisata alam (mendaki Gunung Sibayak)
Membangun Komunikasi Dengan Berbagai Elemen
Jujur diakui, pada awal terbentuknya GMKI Komisariat. FKM USU masih diwarnai sedikit pandangan negatif dari beberapa pengurus POMK FKM USU. Namun berkat komunikasi yang terbangun baik dan hubungan personal antara PK dengan pengurus POMK, hal ini dapat teratasi. Kita juga membangun komunikasi intensif dengan Dosen Kristen FKM USU sehingga memiliki hubungan yang baik dengan para Dosen. Kontribusi Dosen sangat besar terutama dalam penyelenggaraan Rakom perdana. Bahkan salah satu Dosen senior (Prof. David Simanjuntak) menawarkan kepada komisariat untuk menggunakan Gereja Chapel USU sebagai tempat kegiatan atau ibadah jika diperlukan. 
GMKI Komisariat FKM USU juga membangun komunikasi yang erat dengan PEMA dan HMI Komisariat FKM USU. Kita sering melakukan diskusi atau seminar bersama. Sebagian besar anggota GMKI juga menjadi pengurus PEMA sehingga komunikasi dua arah relatif berjalan baik. Bahkan ruangan PEMA sering dipakai GMKI sebagai tempat diskusi.
Pada periode ini HMI sering mengundang GMKI untuk menjadi nara sumber dalam berbagai forum diskusi dan seminar (salah satunya seminar sumpah pemuda 28 Oktober 2001). Hubungan personal antara pengurus GMKI dan HMI juga sangat baik sehingga tidak jarang kita melakukan diskusi bersama di kantor PEMA atau di bawah pohon rindang di kampus.
          Di luar kampus, GMKI Komisariat FKM USU juga aktif merintis komunikasi dengan para alumni Kristen FKM USU yang tersebar di berbagai instansi (terutama di Dinkes). Banyak kebutuhan finansial program yang didukung oleh para alumni Kristen. Kita sering mengunjungi para alumni untuk berbagi informasi (tentang kampus, dunia alumni, dan GMKI) sekaligus memberikan paket buah-buahan. Para alumni juga sering diundang dalam berbagai kegiatan yang relatif besar (meskipun umumnya tidak hadir karena berbagai kesibukan).
Peran Aktif Di Kampus
Umumnya anggota GMKI FKM USU pada awal periode adalah aktivis organisasi internal kampus. GMKI mengutus banyak anggota di dalam PEMA dan Majelis Mahasiswa. Beberapa anggota juga tergabung dalam kelompok studi di kampus maupun di GMKI Cabang Medan. Jadi eksistensi GMKI FKM USU cukup disegani pada masa ini. Gebrakan GMKI FKM USU sangat terasa dalam kehidupan demokrasi di kampus karena berperan aktif sebagai inisiator utama pemira USU. GMKI sering memfasilitasi kegiatan bersama elemen kampus lain seperti melaksanakan kegiatan pembersihan kampus bersama PEMA FKM USU dan HMI Komisariat FKM USU.
GMKI merupakan salah satu organisasi yang sangat peduli dengan Gereja Chapel USU (dulu Gereja ini sering dipakai untuk kebaktian kampus bersama se-USU). GMKI FKM USU pernah melakukan kegiatan pembersihan bersama Gereja Chapel USU yang diselingi diskusi informal. 
Peran aktif di GMKI Cabang Medan
Meskipun masih baru namun kiprah GMKI Komisariat FKM USU sangat banyak mewarnai dinamika demokrasi dan kegiatan pelayanan di GMKI Cabang Medan. Beberapa pengurus dan anggota komisariat menjadi pelopor kegiatan (panitia) Cabang seperti Maper, Konpercab, dsb. Sebagian anggota juga terlibat aktif dalam kelompok diskusi seperti KSMA, Radiks, dsb. Pada saat berlangsungnya Konpercab tahun 2001, GMKI Komisariat FKM USU bagaikan magnet yang memiliki daya tarik kuat bagi seluruh komisariat dan sangat mewarnai dinamika demokrasi di Konpercab.
Pendidikan Kader dan Pelayanan Eksternal 
Meskipun lebih fokus pada bidang Orkom, namun kegiatan Pendidikan Kader dan Kerohanian (PKK) serta Aksi dan Pelayanan (Akspel) juga berjalan. Komisariat sering melakukan kegiatan PA dan kebaktian. Bahkan dalam beberapa kegiatan, kita berkolaborasi dengan teman-teman dari POMK FKM USU. Untuk meningkatkan kualitas kader, diskusi dengan beragam isu relevan di kampus dan masyarakat sering digelar di kampus maupun rumah anggota (paling sering Rumah Melva Sihombing). Beberapa anggota juga sering diutus mengikuti berbagai seminar dan pelatihan yang diselenggarakan organisasi lain di kampus maupun GMKI Cabang Medan.
GMKI Komisariat FKM USU melakukan kunjungan kasih ke Gereja atau Panti Asuhan. Beberapa anggota juga terlibat dalam pendampingan masyarakat di desa terpencil yang dipelopori salah satu kelompok studi. PK juga sering memfasilitasi diskusi informal tentang berbagai isu di Gereja dan masyarakat.
Perekrutan Anggota Baru     
Kiprah Pelayanan GMKI Komisariat FKM USU di kampus yang dilengkapi sepak terjang pengurus dan anggota (secara personal) dalam dinamika kehidupan kampus menjadikan eksistensi organisasi (secara umum) cukup diakui dan citra organisasi relatif bagus. Hal ini membuat proses perekrutan anggota baru relatif mudah. Cara perekrutan juga sangat elegan yang dimulai dengan diskusi tentang ormawa (internal dan eksternal) dengan seluruh mahasiswa baru Kristen. Maka tidak heran jika pada Maper tahun 2001, terjadi peningkatan signifikan jumlah anggota baru lulus Maper sebanyak 15. Bahkan sebagian besar lulusan Maper terbaik berasal dari FKM USU (prestasi yang membanggakan). Peningkatan kuantitas anggota ini secara otomatis menambah potensi (amunisi baru) organisasi dalam menjalankan seluruh pelayanannya. Hal ini juga menambah dinamika organisasi dan memperkuat daya tawar organisasi di kampus dan GMKI Cabang Medan.    
Tantangan
Secara umum tantangan utama periode ini adalah bagaimana membangun pondasi dasar yang kuat sehingga keberlanjutan eksistensi organisasi tetap terpelihara. Hal ini termasuk peneguhan visi-misi dan tujuan organisasi bagi seluruh civitas GMKI Komisariat FKM USU. Adanya komitmen yang kuat dan dan kemauan belajar yang tinggi diantara pengurus dan anggota menjadikan pembangunan pondasi organisasi relatif berjalan mulus. Dukungan GMKI Cabang Medan dan komisariat sejajaran (terutama Komisariat Tehnik USU) juga cukup terasa.   
Tantangan lain yang sering dihadapi organisasi adalah masalah dana dan fasilitas yang minim. Namun berkat solidaritas kebersamaan dan persekutuan yang sangat kuat, masalah ini dapat diatasi. Banyak kegiatan yang dilaksanakan dengan bermodalkan dana sukarela dari anggota. Kita juga mendapat dukungan dari para alumni Kristen FKM USU yang tersebar di berbagai instansi. Berbagai kegiatan aksi pengumpulan dana juga dilakukan melalui penjualan stiker, kalender, dan aksi lain.
Penutup
Demikianlah catatan singkat pembentukan dan perjalanan GMKI Komisariat FKM USU Periode 2001-2002. Meskipun di tengah usia yang masih merangkak, jumlah anggota yang sedikit, dan minimnya fasilitas namun GMKI Komisariat FKM USU periode 2001-2002 dapat menunjukkan eksistensi pelayanannya dalam kehidupan kampus, gereja dan masyarakat. Komitmen yang kuat dan persekutuan erat seluruh insan GMKI FKM USU-lah yang menjadi kunci keberhasilan awal setahun perjalanan komisariat. Inilah yang menjadi modal dan landasan dasar bagai perjalanan komisariat selanjutnya.
GMKI Komisariat FKM USU GMKI Komisariat FKM USU Author

FACEBOOK